Waterboom Lippo Cikarang

Posted on 1st January 2012 in kolam-renang, wisata

Bila musim liburan sudah tiba, tidak ada salahnya untuk menyenangkan hati anak dengan mengajaknya jalan-jalan, dan salah tempat favorite adalah kolam renang.

Salah satu kolam renang yang terkenal di daerah Jakarta dan sekitarnya adalah Waterboom Lippo Cikarang, yang di sbut-sebut memiliki nuansa Bali. Walaupun sesudah saya kesana. nuansa bali nya kurang begitu terasa.

Kita dilarang untuk membawa makanan berat (seperti nasi. mie dll)  masuk ke area kolam renang, tetapi makanan kecil masih di perbolehkan.

Waterboom Lippo Cikarang di bagi menjadi dua bagian, daerah khusus untuk anak-anak dan daerah untuk remaja. Bagi yang membawa anak-anak jangan kawatir, karena anak-anak juga sangat di manjakan di sini. Mulai dari kolam arus kecil, seluncuran dan berbagai macam permainan air yang menarik.

Sedang area untuk remaja juga terdapat kolam arus yang besar, yang sangat di anjurkan untuk menggunakan ban, seluncuran tanpa ban dan seluncuran dengan ban. Walaupun terlihat menyeramkan seluncuran tanpa ban sangatlah menyenangkan, tapi bila ingin yang lebih silahkan mencoba seluncuran dengan ban, lebih memacu adrenalin.

Bila anda lapar sesudah bermain air, anda bisa mencoba berbagai macam menu makanan yang di sediakan seperti Nasi Goreng, ayam tepung ala KFC dan Hoka-hoka bento. Atau untuk mengemil, tersedia juga sosis goreng, burger dan hotdog.

Tips untuk pengunjung yang pertama kali di Waterboom Lippo Cikarang:

  1. Perhatikan discount yang disediakan, saya menggunakan kartu BRI untuk membeli tiket masuk dan mendapatkan potongan sebesar 30%, lumayan buat tambah beli makanan di dalam.
  2. Datanglah sepagi mungkin, agar anda bisa mendapatkan tempat yang bagus untuk meletakan barang-barang anda. Waterboom memiliki locker yang berguna untuk menyimpan barang-barang berharga anda.
  3. Sesudah mencari tempat yang yang strategis, sebaiknya anda langsung mencari pinjaman ban renang,  baik yang single maupun double tergabung dari kebutuhan. Karena makin siang maka antrian akan semakin panjang.  (Saya gagal untuk meminjam ban karena antrian sudah begitu panjang)
  4. Untuk locker perlu di perhatikan bahwa koin untuk sekali buka, jadi harap menyimpan barang yang benar benar penting saja dan tidak akan di buka sampai acara renang selesai. Siapkan uang untuk keperluan makan, minum dan sewa ban. Bila perlu bawa juga dompet plastik yang bisa di ikatan di tangan untuk menyimpan uang.
Have fun!

Popularity: 5% [?]

comments: 0 » tags: , ,

Pulau Tidung, Kepulauan Seribu

Posted on 20th November 2011 in wisata

Akhirnya terlaksana juga pergi ke pulau tidung, salah satu pulau di kepulauan seribu. Setelah mencari-cari di internet, akhirnya kami mendapatkan juga paket yang cukup lengkap dan harga, bisa dibilang kami mendapatkan harga yang cukup murah.

Masuk ke Pasar Muara Angke jam 6 pagi, jalanan yang sempit penuh dengan mobil yang juga akan ke dermaga untuk pergi wisata ke kepulauan seribu. Bila membawa mobil, jalan terus saja, kita akan di tanya apakah akan menginap atau tidak, karena parkir mobil yang menginap berbeda dengan yang tidak. Untuk yang menginap di kenakan biaya Rp.50.000 rupiah saja.

Perjalanan ke pulau seribu memakan waktu sekitar 2 – 3 jam. Agak membosankan, karena kapal penuh sehingga kita tidak ada aktifitas. Bila membawa anak, persiapkan saja mainan yang bisa menghabiskan waktu, jangan lupa bekal makanan ringan dan minuman kareba di kapal tidak ada yang berjualan.

Sampai di pulau tidung sekitar jam 10 pagi, dan kemudian kita langsung di bawa ke penginapan rumah atau homestay. Disana kita bisa menyimpan tas, makan siang dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan aktifitas yang sudah terjadwal.

Satu hal yang menarik perhatian adalah betapa penduduk pulau tidung sangat memperhatikan kebersihan, hampir tiap sudut jalan tersedia tempat sampah. Jalanan bersih, hampir tidak ada sampah yang berserakan. Beda jauh dengan Jakarta, sampah dimana-mana.

Setelah makan siang, kami segera bersiap untuk snorkling. Kami mendapatkan pengarahan singkat tentang cara snorkling yang baik, kemudian menuju ke kapal.

Tempat snorkling yang kami tuju cukup baik, dengan air yang bersih dan banyaknya karang yang indah untuk di lihat. Sayang saya bukan perenang yang baik, jadi kurang begitu bisa menikmati pemandangan bawah laut. Setelah mengambil beberapa pose bawah laut, kami melanjutkan ke jembatan cinta di Pulau Tidung.

Sore hari di jembatan cinta adalah saat yang berkesan, dengan matahari yang mulai tenggelam dan suasana pantai yang penuh dengan berbagai kegiatan air adalah merupakan saat-saat indah. Bagu anda penggemar photography, ini adalah saat yang tepat untuk hunting. Bagi yang suka dengan tantangan, bisa mencoba dengan melompat dari jembatan cinta. Bagi yang suka kegiatan air, bisa naik banana boat atau jet ski. Atau bisa juga dengan dusuk menikmati yang ada dengan tidak melakukan apa-apa. Sore hari di jembatan cinta, apapun yang kita lakukan semua terasa indah.

Malam hari, karena gerimis, acara barbeque dibatalkan. Makan malam tetap diadakan, hanya saja makan di dalam rumah homestay. Setelah gerimis reda, kita mulai berkeliling pulau. Sayang tidak banyak yang bisa dilihat. Apalagi kebetulan listrik padam karena ada kabel dalam laut yabg putus, jadi penduduk pulau bergantung pada genset untuk kebutuhan listrik.

Pagi hari, kita bersepeda ke jembatan cinta lagi, kali ini kami akan menyeberang ke pulau Tidung kecil. Sambil menyeberangi jembatan, kami bisa melihat dasar laut, jernih belum tercemar, berbeda sekali dengan ancol, yang pantainya mungkin lebih kotor dari oli bekas.

Akhirnya semua harus berakhir, setelah menikmati pagi hari di Pulau Tidung Kecil, dan bermain pasir di Pulau Tidung Besar, akhirnya kami semua bersiap untuk pulang, kembali ke Jakarta, kembali kepada mimpi buruk.

Pulau Tidung memiliki segala potensi yang ada untuk tempat wisata. Tidak adanya penginapan atau hotel justru menambah nilai keunikan tersendiri, dimana kita harus menginap di rumah penduduk. Secara umum, penduduk lokal sangat perduli dengan para turis yang datang, terbukti dengan begitu baiknya mereka menjaga kebersihan. Tetapi secara individual, masih ada beberapa penduduk lokal yang masih belum menyadari bagaimana menjadi tuan rumah yang baik.

Secara umum, bila sudah penat dan capek akan urusan sehari-hari, pergi sejenak ke Pualu Tidung akan menjadi pilihan yang tepat dan berkesan.

Popularity: 7% [?]

Muara Angke, tempat makan yang sudah tidak nyaman

Posted on 13th November 2011 in kuliner

Bila dulu, kita mengenal Muara Angke sebagai tempat makan sea food yang enak dan murah, sekarang mungkin harus berpikir dua tiga kali sebelum memutuskan untuk makan sea food di Muara Angke.

Selain tempatnya yang masih kotor dan becek, di tambah lagi preman pasar yang berkeliaran, dan yang lebih parah adalah tindakan dari pemilik rumah makan sea food itu sendiri.

Pertama adalah tempat itu sendiri, becek dan bau amis di campur dengan bau sampah yang menyengat. Terakhir saya kesana tanggal 13 November 2011, penulis beranggapan kalau Muara Angke sudah lebih bersih dari sebelunnya, ternyata saya salah besar. Masih tetap becek dan bau. Belum lagi di tambah dengan kemacetan dari dan pergi kesana, mungkin bila tidak ada keperluan khusus tidak perlu.

Yang kedua adalah preman, penulis beranggap bahwa preman di Muara Angke lebih parah dari preman yang ada di lokasi lain. Mereka tidak segan untuk menggedor pinju untuk mobil yang baru .

Dan yang ketiga adalah pemilik dari rumah makan sea food itu sendiri. Harga yang tertera di daftar menu cenderung menyesatkan, selain dari harga yang tertera di didaftar menu, kita juga akan di kenakan charge untuk makanan yang tidak pesan, tetapi langsung disajikan.

Contohnya, makanan otak-otak, tanpa di pesan kita langsung disuguhi satu porsi otak-otak. Kita juga maklum karena trik seperti itu kita alami di restoran sea food yang lain. Tetapi bila di sea food yang lain l, kita hanya di kenakan tagihan sesuai dengan jumlah yang kita makan, di muara angke kita dikenakan tagihan untuk semua, yaitu 20 buah otak-otak. Jadi walaupun kita hanya makan 1 buah, hanya untuk sekedar mencoba, kita tetap dikenakan biaya 1 porsi.

Begitu juga dengan lalapan, sambal bahkan bumbu di kenakan biaya tambahan. Bila di tempat lain, lalapan masuk ke dalam menu, di Muara Angke tidak terdapat dalam menu tapi langsung di sajikan, membuat kita berpikir kalau itu adalah gratis, ternyata tidak.

Bila tidak sedang ngidam makan seafood di Muara Angke, sebaiknya tidak usah repot-repot untuk pergi ke sana, masih banyak tempat makan yang bisa menyediakan makanan seafood yang enak dan nyaman.

 

Popularity: 6% [?]

comments: 0 » tags: , ,

Taman Reptil Sanggaluri Park

Posted on 30th October 2011 in wisata

image

 

Bila anda sedang berada di sekitar kota Purwokerto, Bumiayu, Probolinggo dan sekitarnya, dan butuh sarana rekreasi bagi keluarga anda yang mendidik, mungkin anda bisa mampir ke Taman Reptil Sanggaluri Park (atau juga di kenal dengan nama Owabong) yang berada di kota Probolinggo, Jawa Tengah.

Dengan konsep taman rekreasi yang mendidik, selain memiliki koleksi reptil yang lumayan lengkap, juga terdapat beberapa museum kecil, seperti

  • Museum Perangko
  • Museum Uang
  • Museum Wayang
  • Rumah Boneka

Selain beberapa museum kecil, di sana juga terdapat lokasi outbound kecil yang cukup menggoda untuk anak usia 4 s/d 9 th.

Tiket masuk termaksud murah, hanya Rp15000 saja. Untuk masuk ke Outbound, di kenakan biaya tambahan lagi.

 

image

Koleksi reptil lumayan lengkap, termaksud kumbang dan kupu kupu, tetapi kebanyakan sudah di awetkan. Beberapa jenis kadal, ular dan kodok berada di dalam kotak kaca. Terdapat keterangan singkat tentang reptil yang berada di dalam kotak kaca, tapi jauh dari cukup. Sangat di sayangkan juga tidak ada nya petugas yang berada di lokasi yang bisa menjelaskan secara singkat tentang reptil yang ada bila ditanya.

Sayang lokasi taman tidak mudah di jangkau, bahkan penulis yang menggunakan gosip pun masih kesulitan untuk ke lokasi. Minimnya petunjuk jalan yang ada juga menjadi kendala. Bila anda mau kesana, ada baiknya untuk mengajak teman anda yang pernah kesana.

 

Popularity: 6% [?]

comments: 1 » tags: ,

Fun Park, Vila Nusa Indah, Bekasi

Posted on 1st October 2011 in kolam-renang

image

Sekarang hampir di setiap perumahan menyediakan sarana kolam renang, salah satunya adalah perumahan Vila Nusa Indah, dengan kolam renangnya Fun Park.
Tidak ada yang istimewa di kolam renang, hampir standard, hanya ukurannya yang cukup luas dan menyediakan banyak pilihan kolam untuk bermain air. Untuk anak, terdapat 2 kolam, yang besar dan yang kecil.
Sesuai dengan namanya, Fun Park, tempat ini lebih cocok untuk bersenang-senang, bukan untuk olahraga renang serius. Di pusat kolam anak terdapat 4 papan luncur, dua menuju kolam anak kecil dan dua menuju kolam anak besar. Juga terdapat dua ember besar yang siap untuk menumpahkan airnya ke setiap pengunjung.
Di hari sabtu, sekolah tk dan sd di sekitar Vila Nusa Indah juga banyak yang mengadakan pelatihan renang di kolam renang ini.
Dengan tiket masuk Rp17000, bisa di katakan cukup murah terjangkau dengan fasilitas yang di miliki.

Popularity: 8% [?]

comments: 0 » tags: , ,

Arung Jeram, Citarik by Alamanda

Posted on 30th May 2011 in wisata

Bosan dengan kehidupan rutin anda? Rutinitas kantor yang sudah tidak lagi menyenangkan, lama-lama makin membosankan, dan malah mungkin menjadi menyebalkan?

Itulah saat yang tepat untuk berlibur, lari dari kehidupan rutin anda yang membosankan. Menyegarkan hidup anda, dan membuat anda merasa lebih hidup.

Dan bila bosan dengan liburan yang juga makin membosankan, kenapa tidak mencari liburan yang baru?

Yang lebih menantang?

Yang lebih berani?

 

Salah satu pilihan yang tepat adalah Arung Jeram, dan salah satu penyelenggara arung jeram adalah Alamanda.

Dengan berbagai pilihan paket Arung Jeram, dari yang kelas pemula ke kelas yang lebih menantang, bisa di pilih sesuai dengan keinginan.

Kebetulan yang kami pilih adalah paket Survival Trip, dengan biaya Rp 195 ribu kita sudah mendapatkan paket arung jeram, plus makan siang dan flying fox. Sayang untuk flying fox tidak semua bisa menikmati, karena pada saat itu penyelenggara tidak memiliki tali pengikat untuk yang pinggangnya lebar.

 

 

 

 

 

Di beberapa paket, juga sudah termaksud untuk makan siang, dan terus terang, menu yang di sediakan tidak terlalu mengecewakan, lebih dari yang kita kira. Sudah cukup untuk mengisi perut yang kelaparan setelah melewati perjalanan yang melelahkan.

Bila anda ingin membawa makanan kesukaan anda sendiri, bisa juga di titipkan ke pihak penyelenggara, sehingga mereka akan membawa makanan anda ke resting point (tempat istirahat dan makan).

Tapi mungkin ada bisa membawa lauk pauk saja, tidak perlu nasi karena nasi yang di sediakan sudah lebih dari cukup.

Sebelum acara juga kita di tawari untuk kelapa muda, dengan menambah Rp 7 ribu per kelapa.

Bila anda berminat, mungkin ada baiknya bila anda booking tempat dulu, dan membayar DP sekitar 50% dari total biaya. Tapi jangan takut, DP masih bisa di negosiasikan.

Bila sudah deal, maka anda bisa mempersiapkan diri dan membawa perlengkapan yang di perlukan, misal:

  • Baju ganti
  • Perlengkapan mandi
  • Sendal gunung, (dan bila mungkin sandal tambahan).
  • Sun block (untuk yang takut hitam)
  • Camera digital yang mudah penggunaanya (karena mereka yang akan mengambil foto)

Hasil foto yang mereka ambil juga cukup bagus, walau dengan camera digital murahan, dan mereka juga sudah mengenal titik-titik yang tepat untuk mengambil foto.

Sebaiknya anda minta jadwal yang pagi, waktu perjalanan arung jeram akan memakan waktu sekitar 2 jam, sehingga  ketika tiba di resting point, tepat jam makan siang.

Happy rafting.

 

 

Popularity: 12% [?]

Chicken Brooaster, Cibubur Square

Posted on 11th April 2011 in kuliner, wisata

Bila anda sempat mampir di Cibubur Square, mungkin tempat favorit untuk anda dan keluarga anda untuk makan adalah Chicken Brooaster, dengan motonya Rajanya Ayam.

Chicken Brooaster terletak tepat di pintu utama dari Cibubur Square, sehingga tidak mungkin terlewatkan. Chicken Brooaster memiliki tempat yang luas baik di indoor maupun di outdoor, sehingga meemberikan kenyamanan lebih dari yang lain. Menu yang di tawarkan pun beragam, mulai dari ayam goreng original maupun crispy yang lumayan pedas, waffle snack, burger dan masih banyak lagi.

Untuk  rasa pun bisa si bilang bersaing dengan fast food yang lain seperti MC Donald dan KFC.

Pelayanannya pun ramah dan memuaskan, mereka selalu menawarkan untuk membawakan makanan ke meja.

Tapi selalu saja ada kekurangannya, yang menurut saya justru tempat untuk berkembang. Chicken Brooaster tidak memiliki area bermain seperti halnya MC Donald dan KFC. Bila Chicken Brooaster serius untuk  menjadi tempat makan keluarga, mungkin tidak ada salahnya untuk menyediakan area bermain. Suara tawa anak anak yang sedang bermain akan menarik keluarga baru yang baru datang.

Seperti biasa, penulis tidak ada hubungan apapun dengan Chicken Brooaster.

Popularity: 9% [?]

Taman Wisata Matahari, Puncak

Posted on 4th April 2011 in wisata

Tertarik dengan artikel di internet tentang tempat wisata murah di daerah Puncak yaitu Taman Wisata Matahari, dan juga melihat harga tiket nya yang murah, walau beberapa teman semuanya memberikan rekomendasi yang kurang bagus tentang Taman Wisata Matahari, saya memutuskan untuk pergi kesana bersama keluarga. Mencoba untuk berpikir positif, kalau teman yang memberikan rekomendasi negatif sudah lama pergi kesana, mungkin sudah ada perubahan yang baik.

Tiket masuk Taman Wisata Matahari cukup murah, untuk parkir mobil hanya di kenakan biaya Rp 3000,- rupiah dan tiket masuk biasa adalah Rp. 5000,- rupiah dan tiket terusan adalah Rp. 15,000,- rupiah. Dengan tiket terusan, sudah terdapat di dalam nya kupon untuk naik 6 buah permainan, seperti Sepeda Air, Rowing Boat, Paddle Boat, Perahu Dayung, Bumper Boat dan Mobil Safari.

Selain wahana yang ada di tiket terusan, kita bisa juga naik wahana naik permainan lain seperti Flying Fox, ATV dan Berenang. Tiket untuk tiap-tiap wahana rata-rata Rp. 5000,- rupiah kecuali untuk kolam renang besar yang ada di pintu masuk dan beberapa wahana lainnya.

Sayang, pengelolaan Taman Wisata Matahari masih belum tertata dengan baik. Sepintas saya melihat lokasi tempat permainan yang ‘semrawut’, seperti contoh lokasi permainan Flying Fox ada 4 buah, dengan lokasi yang berbeda-beda, begitu juga dengan wahana Balon Air, dan tidak adanya petunjuk arah yang memadai, cukup untuk membuat pengunjung yang pertama kali datang pusing 7 keliling.

Untuk para penjaga wahana juga tampak kurang disiplin, karena ketika waktu makan siang, ada beberapa wahana yang akan saya naiki ternyata tidak ada penjaganya, yang akhirnya kami tinggalkan karena sudah bosan menunggu. Hal ini kami alami di dua wahana yang kebetulan ingin kami naiki, yaitu wahana “Flying Fox – Children Adventure Park” dan “Bumper Boat”.

Dan satu lagi, kolam renang kecil yang berada di tengah Taman Wisata Matahari, hanya memiliki tempat untuk berganti pakaian, tidak ada tempat untuk atau mandi. Jadi setelah selesai berenang, silahkan antri di toilet umum dekat kolam renang untuk bilas.

Dari sisi positif, tampaknya Taman Matahari sedang giat membangun, tampak ketika saya berkeliling dengan kereta taman, beberapa alat berat tampak sedang bekerja membuat sesuatu. Mungkin ke depannya, semoga, Taman Wisata Matahari akan berkembang menjadi taman wisata yang professional dan juga tetap murah.

Bila anda tidak keberatan dengan ‘semrawut’ nya lokasi di Taman Matahari, dan tertarik dengan harga murahnya, maka Taman Matahari adalah tempat rekreasi yang cocok untuk anda. Anda bisa beristirahat di alam terbuka yang sejuk, dan anak-anak anda bisa bermain dengan gembira, dengan harga murah.

Popularity: 62% [?]

Destination: Bali

Posted on 28th February 2011 in wisata

Bali, merupakan salah satu tujuan wisata yang paling populer di Indonesia, bahkan di dunia. Sebuah pulau yang juga di kenal dengan julukan pulau dewata dana pulau seribu candi, bisa jadi menjadi tujuan wajib para wisatawan baik lokal dan asing.

Bila anda belum pernah pergi ke Bali, dan merencana untuk pergi ke Bali, mungkin ada baiknya untuk mengikuti beberapa tips berikut ini.

-Bila anda berpergian dengan pesawat, booking lah penerbangan anda jauh bulan sebelumnya. Kalau perlu, booking lah mulai dari bulan Januari  untuk penerbangan bulan November. Air Asia bisa memberikan tiket murah bila anda membooking pesawat jauh bulan sebelumnya, terakhir saya melihat Air Asia memberikan tiket sebesat Rp 95,000 untuk penerbangan dari Jakarta – Bali. Di mana dengan penerbangan umum, harga tiket pada umumnya sekitar Rp. 600,000.

-Cari info tentang Bali sebanyak mungkin, terutama tentang daerah wisata yang mungkin akan anda tuju.

-Pesanlah hotel melalui travel agent yang anda kenal, karena bila anda memesan dari travel agent, anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih murah dari harga publish hotel tersebut. Melalui travel agent, saya bisa mendapatkan harga kamar sebesar Rp. 300,000 padahal dengan tipe harga yang sama, hotel tersebut mengeluarkan publish rate USD 60.

-Di Bali tidak ada kendaraan umum yang bisa mengantar anda ke berbagai objek wisata, anda hanya bisa bergantung kepada rental mobil, rental sepeda motor dan taxi. Atau anda bisa mengikuti tour perjalanan yang banyak di adakan di Bali. Bila anda pergi ke Bali lebih dari dua orang, mungkin le bih murah bila anda menyewa mobil dengan supir.

-Bila anda menggunakan rental mobil, diskusikan tujuan wisata anda dengan supir mobil anda, sehingga anda bisa melihat objek wisata sebanyak mungkin dalam waktu seminimal mungkin. Kalau perlu tanyakan juga tiket masuk ke objek wisata tersebut sehingga anda bisa memperkirakan berapa besar dana yang perlu anda siapkan.

-Makan adalah sesuatu yang mahal di Bali, usahakan anda makan di tempat yang anda sudah bisa mengira harganya contohnya Mc Donald dan KFC. Selama di Bali, hampir selalu saya makan di Mc Donald Kuta. Makan malam saya pertama di Bali, untuk 2 dewasa dan 2 anak dana makan malam bukan di tempat makan ternama di kenakan Rp. 300,000.

-Selalu simpan tiket masuk anda yang anda peroleh di pintu gerbang, karena ada kemungkinan akan di periksa kembali di dalam.

-Usahakan anda tidak berusaha menawar barang yang di tawarkan oleh pedagang asongan, sebaiknya bila anda mau membeli oleh-oleh, belilah di tempat yang sudah di sediakan seperti warung-warung kecil di sekitar daerah wisata. Pedagang asongan cenderung memaksa kita membeli barang dagangan mereka. Bila anda masih belum juga sempat membeli oleh-oleh, maka anda bisa mampir di toko Souvenir Agung Bali.

Demikian beberapa tips yang mungkin berguna (mungkin juga tidak) bila anda pertama kali berpergian ke Bali.

Have a nice trip.

Popularity: 6% [?]

comments: 0 » tags: , ,

Monas

Posted on 2nd January 2011 in wisata

Monas atau Monumen Nasional yang berlokasi di pusat Jakarta mungkin salah satu tempat yang wajib untuk di kunjungi bagi pelajar dan masyarakat umum baik dari dari dalam dan luar Jakarta.

Sebagai salah satu icon kota Jakarta, Monas memiliki daya tarik tersendiri, dengan taman kotanya yang luas dan ramai di datangi pengunjung terutama pada hari Minggu pagi, baik itu hanya untuk sekedar berekreasi atupun berolahraga.

Untul bisa naik ke puncak Monas, anda harus masuk ke pelataran Monas, dengan harga tiket yang cukup murah yaitu Rp 2500 untuk dewasa dan Rp 1000 untuk anak anak ataupun pelajar di tambah Rp 1000 untuk dann PMI. Sayang tempat antri untuk tiket masuk kurang teratur sehingga pengunjung antri dengan cara berdesak-desakan, di tambah dengan ruangan yang panas tanpa AC dan minim kipas angin, membuat para pembeli tiket harus siap untuk berkeringat.

Setelah membeli tiket, kita akan memasuki ruangan bawah dari Monas yang berisikan diorama dari Indonesia, mulai dari jaman pra sejarah sampai pembagunan yang sudah kita capai. Sayang di tempat ini sangat minim bahkan tidak ada penjaga yang bisa membantu menjelaskan diorama yang ada, bahkan ruangan ini sama sekali tidak tidak teratur dengan banyak anak-anak yang bermain dan berlarian bahoan bermain bola di ruangam ini. Sama sekali tidak ada penjaga yang menegur atau menjaga ketertiban di ruangan ini.

Untuk naik ke puncak Monas kita harus membeli tiket yang cukup mahal yaitu Rp 3500 untuk anak-anak dan Rp 7500 untuk orang dewasa. Menurut penjaga tiket , untuk hari minggu biasa akan butuh waktu antri sampai dengan 3 jam, dan untuk hari raya nasional bisa mencapai 5 jam.

Saya sendiri begitu mendengar penjelasan tersebut batal unruk membeli tiket, dan hanya tersenyum kecut melihat para pengantri yang mengeluar ke luar ruangan dan tau mereka akan menunggi sekitar 3 sampai 5 jam untuk bisa naik ke puncak Monas.

Saya hanya bisa membayangkan mereka yang datang jauh-jauh dari luar kota, dan kemudian mereka harus antri selama itu?

Mungkin pemerintah kota Jakarta harus memikirkan cara agar waktu antri harus lebih cepat sehingga pengunjung tidak terlalu lama menunggu. Mungkin dengan cara membatasi waktu kunjung di puncak Monas sehingga tidak terjadi antrian panjang di bawah dan menambah para petugas untuk membantu para pengunjung?

Monas sangat berguna bagi para pelajar untuk menambah wawasan mereka tapi amat di sayangkan untuk mengunjungi puncak Monas amatlah tidak mudah, yang pasti di butuhkan stamina yang cukup untuk bisa sampai ke puncak Monas.

Mungkin ke depan, akan lebih baik lagi.

Popularity: 15% [?]

Switch to our mobile site